Informasi Terkini

Minggu, 15 Maret 2020

Tips Memilih Tempat Tidur Untuk Bayi Yang Baru Lahir

Tempat tidur bayi dan juga perlengkapan mandi bayi adalah satu diantara perlengkapan bayi yang penting, sebab bayi yang baru lahir akan menghabiskan sejumlah besar waktunya dalam tempat tidur serta selalu dijaga kerbersihan nya.



Umumnya beberapa orangtua akan menidurkan bayi mereka dalam tempat tidur punya mereka sendiri. Tetapi ini dicemaskan akan membuat bayi terhimpit oleh orangtua yang tidur disampingnya.

Untuk menghindarkan hal itu, seharusnya bayi mempunyai tempat tidur sendiri. Tidak harus mahal atau lucu, tetapi unsur aman serta kenyamanan yang diprioritaskan. Saat ini Bacaterus akan memberitahu Anda 10 panduan pilih tempat tidur bayi yang nyaman serta aman, agar bayi dapat tidur dengan pulas serta kita juga tidak cemas bayi terjatuh.

Panduan pilih tempat tidur bayi yang pertama dengan memerhatikan rongga antar bilahnya. Dapat Anda lihat pada gambar di atas, biasanya, tempat tidur bayi dibuat mempunyai sela yang seperti seperti pagar. Pagar ini dibikin untuk menghindarkan bayi terjatuh. Tetapi, butuh dilihat juga jarak antar sela itu.

Disetiap bilah pagar itu akan ada jarak. Pilih bilah dengan jarak rongga optimal enam cm untuk menghindarkan tangan, kaki atau kepala bayi masuk antara sela pada bilah bagian tempat tidur.

Jangan Pilih Tempat Tidur yang Bilah Sisinya Dapat Dinaik-turunkan 

Sesudah pilih jarak antar bilah dari tempat tidur, ada yang perlu Anda lihat , yakni yang bilahnya dapat dinaik-turunkan. Di salah satunya bagian pagar tempat tidur bayi umumnya dibikin seperti pintu yang dapat dinaikkan atau di turunkan. Seharusnya, kamu pilih tempat tidur bayi yang tidak mempunyai bagian yang dapat dinaikan atau di turunkan itu.

Mengapa? Sebab pintu yang turun-naik itu satu waktu bisa macet. Serta, bayi bisa tidak menyengaja menurunkannya lantas bisa bayi terjatuh dari tempat tidur. Jadi, panduan pilih tempat tidur bayi yang ke-2 ialah, upayakan untuk pilih tempat tidur bayi yang tidak ada pintu naik-turunnya.

Lihat Tempat Baut, Sekrup, Paku serta Material Yang lain 

Waktu pilih tempat tidur bayi, seharusnya kamu lihat tempat baut, sekrup, paku serta material yang lain. Mungkin pemasangan beberapa benda itu kurang pas, hingga dapat membuat bayi terluka atau tergesek. Janganlah lupa untuk kencangkan beberapa bagian itu, agar tempat tidur bayi bisa berdiri dengan kuat.

Tetapi, bila kamu terlanjur beli tempat tidur bayi yang nyatanya pemasangan baut, sekrup, paku serta material yang lain kurang pas, kamu dapat tutupi material itu dengan busa yang ditempelkan memakai lakban. Ini dikerjakan agar bayi terlepas dari tergesek atau terluka karena material itu.

Beli Tempat Tidur yang Baru 

Panduan pilih tempat tidur bayi yang ke-4 untuk beli tempat tidur yang baru dibanding yang sisa. Umumnya, untuk mengirit pengeluaran, beberapa orang beli tempat tidur bayi sisa. Atau, memakai tempat tidur bayi dari anak pertama yang di turunkan ke anak ke-2 dan sebagainya. Atau yang pernah digunakan oleh bayi saudara atau sanak keluarga yang lain.

Bila jarak pembelian ke penggunaan tidak melewati periode waktu 1-3 tahun, mungkin wajar dipakai. Seandainya masih disaksikan, adakah kerusakan pada tiap bagiannya. Tetapi, bila jarak pembelian ke penggunaan melewati waktu tiga tahun, seharusnya kamu beli tempat tidur bayi yang baru.

Sebab, dicemaskan tempat tidur itu telah ada sisi yang patah, rusak, atau reyot. Bukannya irit, takutnya bayi kamu justru jadi terluka bila sembarangan memakai tempat tidur yang tidak wajar.

Pilih Matras yang Dibuat Spesial Untuk Bayi 

Tempat tidur bayi umumnya telah satu paket dengan matras. Tetapi, ada pula yang jual tempat tidur bayi tanpa ada matras. Untuk tempat tidur bayi yang belum diperlengkapi dengan matras, kamu harus jeli dalam pilih matrasnya. Pilih matras yang bisa mendukung perkembangan tulang belakang yang baik.

Pilih matras yang ukurannya betul-betul cocok dengan ukuran tempat tidur bayi yang telah kamu pilih serta memang diutamakan untuk bayi. Jika dapat, pilih yang tahan air agar ompolan bayi tidak meresap ke matras.

Lantas, janganlah sampai ada rongga atau jarak di antara matras ke bagian sisi pagar yang melingkari tempat tidur bayi itu. Ini untuk menghindarkan bayi terguling ke sisi yang tidak terserang matras serta menyebabkan kepala bayi terbentur.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar